Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Friday, September 4, 2015

Trip to Malaysia (1): Perfect Preparation

Backpaking dalam negri, DONE! Meskipun belum semua dijelajahi at least I've done several of them. Now, that's time to go world wide. Lebay sih, ini cuma Malaysia negara tetangga yang naik pesawat cuma makan waktu 2 jam, which is lebih lama ke Ambon. hehehe

Well, untuk backpacking ke luar negri pasti lebih membutuhkan waktu lebih untuk preparation, mulai dari yang basic dari tiket pesawat, penginapan, itinerary sampe hal remeh seperti pakaian macam apa. Okay, mungkin untuk pakaian saya aja kali ya yang berlabihan sampe dipikirin. hahaha. So, I'm gonna give you few tips to go abroad, especially Malaysia...

Tiket Pesawat
Tiket muraaaahhh..... hahaha bagi pelancong yang sering berburu tiket murah mungkin udah gape kali ya cara dapet tiket murah. Sayang nya tidak dengan saya. I'm still a bit confused about the promo. Do I need credit card? or no? Itu karna saya ngga punya CC. hahaha, bagi yang punya mungkin ngga masalah. Okay, finally saya cuma cari tiket seadanya. But, compare sama semua maskapai. Awalnya cari di situs Traveloka keluar lah berbagai macam pilihan dengan berbagai macam maskapai. As you know, Air Asia pasti pemegang termurah. Eitss... jangan gegabah, saudara. COba cek di situs Air Asia nya langsung, kali aja lebih murah. Ternyata yes, lebih murah sekian rupiah. Langsung beli? No way! ahhaha ternyata setelah masuk metode pembayaran, banyak biaya administrasi lain kalo saya book lewat Air Asia langsung, so balik lagi deh traveloka. Makanya kudu teliti. hihihi, Oh ya, untuk persiapan tiket ini sebaiknya beberapa bulan sebelum. Tapi untuk perjalanan ke Malaysia saya kira tiketnya ngga terlalu mahal.

Nukar Uang
Nah ini salah satu yang pastinya bakal ditemuin kalo mau jalan keluar negeri. Untuk nukar mata uang ini agak tricky. Bagi saya yang memang berusaha se-irit mungkin, saya membandingkan beberapa money changer. Tapi pastinya, say no to BANK, kenapa? karena poinnya tinggi, terlampau jauh dari kurs BI. Yang terkenal di Jakarta adalah VIP yang lokasinya di Jalan Menteng Raya No. 23, telp. 31907777. Menteng ini terkenal dengan poin yang ngga jauh dari BI, dibawah 50 mungkin hanya beda satuan aja. Lainnya ada Valuta Artha Mas lokasinya di ITC Kuningan lantai 1C 10, telp. 57935407 & 57934583. Sayangnya mereka susah untuk dihubungi, mungkin karena terlalu sibuk. So, dimana saya tukar uang? antara VIP dan Valuta Artha Mas, ngga begitu jauh so saya pilih di Valuta Artha Mas aja, karena lebih mudah dijangkau aja tempatnya. Saya tukar tanggal 24 Aug 2015 nilainya 1 RM=3370 IDR, kurs di BI saat itu 3306. well masih terbilang bagus deh.

Hotel, Hostel, Guesthouse or whatever
Tidur dimana? Hahaah, sebagai pemegang teguh trip murah, saya ngga begitu saja cari hotel atau hostel murah. So? Yes, saya cari orang local yang bisa ditumpangi. Emang ada? Of course! Coba cek situs Couchsurfing. Situs itu digunain untuk budget traveler ketemu sama orang local di berbagai negara sekaligus cari host yang bisa menampung mereka, FOR FREE!! Langsunglah cuss cari cari orang. Tapi jangan sembarangan kirim request, untuk meyakinkan, silahkan cek referensi yang traveler tulis untuk mereka, jadi keliatan deh kalo akun-akun bodong. Okay, did I get a host? Setelah berminggu-minggu mencari ada satu akun terpercaya yang menawarkan rumahnya. Sudah senang bukan kepalang, pas saya kasih tau  kalau teman saya yang 2 orang adalah laki-laki dia langsung nolak! But, why? Jangan berfikiran buruk dulu, alasan mereka olak adalah karena mereka punya anak remaja perempuan 3 orang. So pasti agak khawatir dong kalo terima tamu cowok-cowok. Huft, akhirnya kami beralih mencari penginapan melaui situs ini. Apa lagi itu? Airbnb adalah situs tepat orang menyewakan rumahnya untuk traveler. Yes, kalo yang sebelumnya free, kalo yang ini bayar tapi ngga semahal hotel. Hmmm... setelah dicari-cari, ternyata ngga ada yang cocok, kebanyakan lokasinya ngga di pusat kota, jadi takut ribet kalo mau kemana-mana. Pilihan terakhir, Hostel. Yup, silahkan masuk ke Hostel World, disini kamu bisa cari hostel dengan harga murah, FYI hostel itu macam kos-kosan, biasanya kamar mandi di luar, share gitu. Terus kamarnya ada yang isi 4, 6, 8 bahkan 12, dorm namanya, oh ya, orangnya juga campur dengan traveler lain, hiihih. Tapi jangan khawatir, kamar private juga ada kok. Kemarin saya menginap di Raizzy's Guesthouse, kami ambil dorm ini 8 seharga 25 RM permalam, pake AC dan dapat sarapan. What do you think?? Wasn't that cheap?
Pengalaman saya nginap di dorm ini perdana. Isi dorm saya selain saya dan 2 teman saya, ada 3 cowo dan 2 cewe western, so kami bertiga aja yang asia. Sayangnya kami hanya sibuk masing-masing, hanya di awal aja kami say hello. Habis itu, blass... Tapi untuk hostel yang saya te,patin ini recommended lho. Suasananya tenang, bersih, kamar mandi juga ada 3 spot. di masing-masing spot ada 2-3 kamar mandi. Boleh diulang kok.
Tampak Depan, pintu masuk pakai password.
Sri Mahamariaman Temple. pesis di sebelah Raizzy's Guesthouse

Street art di sebelah temple di atas
Seluruh dinding lobby dikasih hiasan piring kertas yang diga,bar sama tamu yang datang kesini.
Wall art yang ada di lorong kamar. Katanya sih yang ga,bar juga tamu yang dateng. 
 Sayangnya saya ngga ada dokumentasi toilet dan kamar. hihihi

Transportasi
Bagaimana cara tau transportasi apa yang akan kita gunakan? Apalagi untuk mengunjungi pertama kalinya. Well, bersahabat baiklah dengan internet dan google. Trust me, buanyak banget kok traveler yang ngasih tau transportasi di suatu negara yang mereka kunjungin. Untuk di Malaysia, enak banget, gampang diakses dan murah bahkan ada yang gratis. Transportasi disana ada Komuter, LRT, MRT, Bus yang mereka masing-masing memiliki kisaran tarif 1-3 RM. Ada juga Go KL yang gratiss!! dan tersedia beberapa rute, which is berhenti di spot-spot pariwisata. Mudah bukan!? Untuk tau bagaimana jalur mereka, silahkan aja ambil tourist map yang tersedia di Bandara atau KL Sentra (Stasiun kalo naik bus dari Bandara).
Suasana kendaraan di Malaysia juga nyaman lho. Biar penuh sesak juga masih oke aja, ngga pengap, mungkin karena ac nya masih menyanggupi meski saingan sama napas orang-orang. hehehe
Public Transportation Map. Easy to understand I think

Konsidi di dalam LRT

Jembatan penghubung antar LRT dan KTM
Kondisi Stasiun di pasar Seni. Bersih, rapi, oke

Suasana dalam KTM. Sama aja kaya komuter di Jakarta. hehehe
Nah, kalo komuternya kosong bisa dipake narsis juga. hahaha

Kalo ini di dalam GO KL yang gratis itu. Walaupun Gratis tetep nyaman
Kalo yang ini bus biasa
Makan
Untuk di Malaysia, makan juga ngga teralu sulit, khususnya bagi yang Muslim. Secara Malaysia juga mayoritas muslim jadi ngga susah kok untuk cari makanan halal. Hebatnya, disana kalo kedainya jual makanan yang ngga halal, mereka akan kasih tulisan NON HALAL. Great! Tips makanan halal disanan, silahkan aja mampir ke kedai dimana penjualnya orang India. Mereka menjual makanan halal, seperti nasi lemak, nasi briyani, roti cane dan lain lain. Kece deh! Rasa? Kalo lidah saya sih cocok, malahan cocok banget, saya pencinta rempah-rempah! Harga semua makanan juga terjangkau. Untuk nasi lemak basically 2 RM isinya nasi, kuah, kacang dan teri, tapi bisa tambah lauk ada ayam goreng, sotong kari, telur. rata-rata 3-5 RM untuk makan. Ada juga nasi Krabi, kaya gitu aja harganya 3 RM.
Ini namanya Nasi Kerabu, yes warna nasinya biru, di lain tempat ada yang warnanya hitam
Well, itu semua yang saya persiapakan sebalum berangkat. Semua info yang saya dapat saya tuangin dalam note book, dan selalu dibawa kemana aja. Next part will be "Where to go In Malaysia?"
See ya...

Wednesday, September 4, 2013

Yuk, Introspeksi Diri!


Introspeksi diri kayaknya udah nggak asing lagi ditelinga kita. Ya, introspeksi diri artinya kita mengoreksi diri sendiri to be a better person. It’s about mengevaluasi dan memperbaiki kelemahan yang kita punya. Siapa sih yang nggak mau getting better and better each time?
Sometimes, kalau kita lagi menghadapi masalah kita suka menyalahkan orang lain. Misalnya saat gagal lolos audisi, kita berfikir bahwa ini nggak fair dan jurinya nggak objektif. Atau waktu ditolak gebetan, langsung kita nyalahin ketemennya karna dia kurang promosiin kita sama dia. Kalau kamu termasuk suka mencari scapegoat buat masalah kamu, eiiitss... tunggu dulu, mungkin ada yang perlu diperbaiki dari diri kamu. Yuk, kita mulai untuk lebih sering introspeksi diri, belum tau caranya? Here’s the steps.
1.    Identifying

First of all, cari tahu apa aja sih kelemahan atau kekurangan kamu. Contohnya, kamu cepet banget marah untuk hal sepele, terlalu ceplas-ceplos, susah diajak serius atau lain-lainnya. Mungkin kamu merasa sulit untuk menilai diri sendiri or kamu merasa nggak punya kekurangan? Coba inget-inget lagi apa yang paling sering temen-temen kamu complain ke kamu. Kalau masih belum ketemu juga, you’d better ask someone else, tanya langsung ke temen-temen apa sih kekurangan kamu. Jangan merasa malu untuk mengakui kelemahan dan kekurangan kamu, ingat, nobody’s perfect! Istilah ini mewakili semua orang kok, so nothing to worry about, girls.

2.    Working
Next step, you must work on your weakness. Kamu nggak bakal jadi lebih baik kalau cuma sekedar tahu kelemahan kamu. Let’s say kamu termasuk orang yang ceplas-ceplos, maksudnya sih mau jujur bicara apa adanya tapi kalau orang lain malah banyak yang tersinggung. Nah, berarti kamu harus perbaiki tuh gaya bicara ceplas-ceplos kamu. Caranya bisa dengan menahan diri untuk nggak langsung nyeplos kalo mau komentar atau ngomong ke temen. Atau pemilihan kata lebih diperhatikan biar nggak bikin orang lain tersinggung. Kalau masih terasa susah, kamu bisa coba ikut kelas kepribadian untuk ngebantu. Begitu juga sama kelemahan yang lain, pokoknya cari cara untuk memperbaikinya or at least ditutupin, pasti bisa! Pepatah bilang banyak jalan menuju Roma.

3.    Improving
Ada langit ada bumi, ada air ada api, begitu juga dengan diri kamu. Kalau kamu punya kekurangan pastinya kamu juga punya kelebihan. Improve lagi kelebihan yang kamu punya, jangan sampe ketutup sama kelemahan kamu. Suara outstanding, muka gorgeous, atau penampilan keren, kamu maksimalin deh semuanya buar tambah stunning. Nggak jamannya lagi malu to show yourself, let people see your major ability.



 Well, thank you for reading my post... See ya in the next post... :)



Thursday, July 11, 2013

Tips and Tricks Job Interview

Kalo pengalamnnya udah dikasih, tips dan tricks nya juga dong... Langsung aja ini dia:

1. How do you dress? Penampilan luar itu menjadi cerminan kalian. Eits... tapi jangan melulu setiap ngelamar kerja pakenya jas/blezer rapi. *Lho, kenapa? Sesuaikan pakaian saya posisi yang kamu lamar. Kalo kamu melamar sebagai marketing, PR, resepsionis, admin dan lain-lain yang kerjanya dikantor kalian wajib tuh pake pakaian resmi kaya kemeja, ditampah blezer biar makin kece. Soalnya posisi pekerjaan itu bakan menuntut kamu untuk berpenampilan professional, menarik, kece dan rapi. Tapi kalo kamu melamar di industri kreatif, misalnya sebagai tim kreatif di TV, designer grafis, reporter dan sebagainya yang mirip-mirip. Hindari deh berpakaian boring dengan kemeja rok/celana dan blezer. Bukan berarti jadi urakan atau terlalu cuek juga. Tapi pilih deh pakaian yang mencerminkan kamu itu bukan kreatif dan ngga membosankan. Misalnya buat cowo pake celana bahan tapi jangan yang terlalu bahan banget *apasih maksudnya! tapi cari yang juga terlihat santai, kaya celana chino misalnya (ehem, jangan pilih yang merah ya...) trus kemejanya yang lebih casual gitu. Kalo untuk cewe bisa padu padanin rok/celana yang fit atau yang lagi ngehits sekarang ini dengan kemeja yang juga agak casual. Kalo kamu mau pake blazer juga okay, pilih aja blazer yang casual yang ngga terlalu resmi, warnanya juga mungkin bisa yang agak beda, janga nmelulu hitam. Coklat mocca atau abu-abu juga cantik. (Sorry untuk pakaian saya ngga bisa tertalu kasi banyak tips, ngga gitu paham fashion, hihi)

2. Company Background. Ini sering banget terjadi lho, kamu ngelamar kerja dikantor yang bisa jadi belum pernah didenger atau kamu cuma sekedar tau aja, kamu ngelamar karna memang mereka buka lowongan (iya kaaannn, saya sering kok gitu). Ini penting banget buat kamu cari tau tentang perusahaan itu. Misalnya perusahaan media kaya tv majalah, koran, tabloid, dll. Kamu cari tau deh seolah-olang memang selalu mengonsumsi media mereka. Yang perlu dicari tau, target marketnya, konten, apa yang beda dari media mereka, dsb. Karena pasti mereka tanya "apa yang kamu ketahui tentang perusahaan kami"

3. Percaya diri. Udah lumrah pasti kalo mau wawancara deg-degannya kaya mau ijab kobul. Tips saya tarik napas panjang dan keluarkan dari mulut dan lakukan beberapa kali, itu cukup bikin relax lho. Nah untuk percaya diri ini, kamu usahakan jangan terlalu merendah dan malu-malu meskipun kamu fresh graduate. Tunjukin kalo kamu kompeten dan pantas untuk berada diperusahaan mereka. Percaya diri ini ngga mesti dari omongan aja lho, dari gesture tubuh, jabat tangan dan ekspesi juga bakal terlihat kalo kamu percaya diri atau ngga. Jabat tangan interviewer dengan pasti, jangan menunduk ketika berbicara, suaranya yang lantang dan jelas (bukan berarti teriak atau suara kenceng ya, itu ganggu) dan tatap mata mereka.

4. Tegas. Jawab setiap pertanyaan yang mereka ajukan dengan jelas dan tegas. Jangan ragu-ragu atau bingung apa lagi kasih jawaban yang muter-muter belibet ngga jelas. Bilang siap kalo memang siap, bilang tidak kalau memang tidak mau. Tapi ingat, rangkai kalimatnya yang bagus. Misalnya gini, disalah satu tempat saya interview, setiap dua minggu sekali itu harus nginep untuk ngejar deadline. Sejujurnya saya ragu cenderung ngga mau, dan orang tua juga kayanya ngga setuju, ini dia jawaban yang saya keluarin "kalau saya pribagi bersedia aja, tapikan namanya saya masih tinggal dan hidup sama orang tua, saya harus diskusikan dulu" ahaaayyy, saya aja ngga nyangka bisa bikin jawaban gitu, instead of bilang orang tua saya ngga setuju. Menurut pengalaman teman yang lain dari jawaban yang kedua itu malah dicecer dengan pertanyaan lain yang agak menjatuhkan kamu. Selain itu juga membuat kamu terlihat tidak mandiri dan bergantung sama orang tua

5. Pandai-pandai merangkai kalimat. Sama kaya tips sebelumnya, kamu harus bisa merangkai kalimat, misalnya kamu yakin kalo jawaban kamu bagus dan ada nilai plus, tapi supaya ngga terlihat sombong dan show off, sebaiknya dikasi bridging yang halus biar enak juga didengernya. Misalnya saat kamu ditanya "apa yang membuat kami yakin untuk mempekerjakan anda?" daripada jawab "karena saya bla bla bla" mending dikasi bridging yang enak dan halus sebelum kamu "jual diri" seperti "setiap orang memang punya kekurangan dan kelebihan masing-masing, tapi bagi saya pribadi satu hal yang akan menjadi poin lebih saya untuk berada disini adalah......" jadi terlihat kamu ngga sombong dan rendah hati gitu.

6. Warm Smile. Yang terakhir, usakan selama sposesi wawancara kamu tersenyum dengan manisnya. Ingat, senyum manis nan cantik dan anggun, bukan menyeringai atau tersenyum kecut atau senyum terpaksa. Bagaimanapun keadaan interviewer, jutek kek, ramah kek, nyebelin kek, apapun itu, kamu senyum aja. Selain menunjukkan wajah kamu yang manis dan pribadi kamu yang ramah, kamu juga menunjukkan mental kamu yang tough dalam menghadapi cobaan wawancara, terbelih kalo yang wawancara jutek, haha.


So far, keenam hel tersbut membawa saya sukses pada saat job interview. Selebihnya kaya cara menjawab pertanyaan gaji, terus cara menyebutkan kelemahan cari aja di tulisan yang lain, itu sudah banyak yang nulis kok, hehehe. Jangan lupa kamu berdoa dan berserah diri karna kamu udah berusaha...

Well, thankyou for reading my post, see you in the next posts... :)

Tuesday, July 9, 2013

Pesona Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Waktu SD pasti sering banget denger pertanyaan "apa cita-cita kamu?" kalo ditanya gitu, apa coba cita-cita kamu? Waktu saya SD dulu saya sering jawab jadi guru dan jawaban itu ngga berubah sampe sekarang saya udah lulus kuliah. Meskipun jurusan saya bukan pendidikan yang pasti bisa jadi guru dan malah jauh dari profesi guru, saya tetep merasa guru itu punya pesona sendiri dan saya ngga mau merubah cita-cita. Kalo ngga bisa jadi guru, at lease saya bisa ngajar di tempat les atau kalo ada rezeki yasa bisa lanjutin S2 terus lulus jadi dosen (Amin...). 

Kamu tau ngga tentang Indonesia Mengajar ? Indoneisa Mnegajar ini berawal dari seorang yang peduli pendidikan, Anies Baswedan. Indonesia Mengajar ini punya program mengajar untuk Pengajar Muda untuk ditempatkan di daerah-daerah yang mungkin agak terpencil untuk berpartisipasi di sekolah dasar selama satu tahun. Saya sebenernya udah tertarik sama program ini semenjak kuliah, namun apa mau dikata program ini untuk pemuda/i yang baru lulus. Nah, sekarang saya udah lulus langsung dong saya mau daftar jadi pengajar muda. Tapi... ternyata memang bekum saatnya dan saya harus belajar lagi, pendaftaran untuk angkatan VII udah di tutup, angkatan selanjutnya akan dibuka kurang lebih satu tahun mendatang. Yah sabar aja deh ya, itung-itung sambil belajar.

Mungkin beberapa dari kamu bertanya-tanya, apa sih nikmatnya jadi guru atau pengajar? Jawaban saya pribadi nih ya, saya sendiri tipikal orang yang senang berbagi ilmu atau informasi. So, cocok banget kan sama profesi guru? Selain itu saya juga seneng anak-anak, pekerjaan guru kan deket sama anak-anak terutama kalo yang diajar anak SD, waduuuhh... Gemesh gemesh gemesh (ngalahin dede dede dengan celana gemesh, haha). Itu jawaban berdasarkan sifat probadi saya sendiri. Tapi tahukah kaku kalau ada kelebihan-kelabihan yang pastinya dirasakan setiap orang dengan profesi guru? Seenggaknya ada tiga alasan penting (bagi saya, hehe) yang bisa dirasakan secara umum, ini dia...

1. Ilmu yang bermanfaat adalah amalan yang tidak terputus. Bagi kalian umat muslim mungkin udah tau apa aja amalan-amalan yang tidak terputus sampai kita meninggal nanti. Yes, cocok! Ilmu yang bermanfaat. Kalo kamu jadi guru yang tentunya amanah, udah pasti kalian memberikan ilmu yang bermanfaat bagi anak didik kamu, dan selama ilmu itu terus dimanfaatkan sama mereka, amalan itu akan terus masuk buat diri kamu. Bayangkan ada tiga investasi yang kamu tanam kalo jadi pengajar, investasi pahala dan kontribusi investasi masa depan anak didik kamu, dan terakhir investasi untuk bangsa. Kalo anak didik kamu sukses kan untuk bangsa Indonesia juga kan.

2. Menambah wawasan. *Lho kan guru pastinya wawasannya lebih luas dong? Hmmm siapa jamin? Jadi guru bukan berarti kamu tahu segalanya, jangan takabur! Jadi guru paling tidak bertemu dengan misalnya 15 orang anak, apa pengalaman kamu dengan 15 orang anak dengan latar berlakang yang berbeda-beda itu sama? Walaupun kamu jauh lebih tua, lokasi, latar belakang keluarga, pergaulan tentu aja ngga sama. Nah, dari situ lah kalian bisa mendapatkan wawasan dan informasi lebih. Selain itu dari pelajaran, kalian juga pastinya bisa mendapatkan ilmu yang lebih banyak. Misalnya ada anak yang nanya out of the box nah kalo kamu belum tahu jawabannya pati nyari dong, dari situ ilmu kamu udah nambah lagi kan. Dan dengan mengajar itu juga salah satu cara saya untung belajar. Semakin sering saya mengajar orang lain itu selalu membuat saya semakin paham. Itu trik saya untuk belajar pas ujian karena boring is process of mastery.

3. Libur. *Libur? setiap profesi juga pasti ada liburnya kali. Nei nei nei nei, libur yang ini beda. Coba aja cari pekerjaan mana yang bisa libur selama dua minggu-satu bulan setiap tahunnya? Bahkan lebih. Libur versi guru itu sama kaya anak yang sekolah, mereka libur yang guru juga libur ya ngga? Nih coba aja itung, dari natal sampe sesudah tahun baru libur, kira-kira mungkin seminggu, lalu abis ujian semesteran libur 2 minggu (satu tahun 2 smester), awal puasa libur lagi, sebelum lebaran libur lagi sampe habis lebaran. Mungkin dalam satu tahun masa kerja intensif cuma 10 bulan kali. Menyenangkan bukan....

4. (yang ini additional) No Bosses. Kalo disekolah, guru yang jadi boss yang bisa ngasih instruksi nggak setress looh. hehehe tapi yang ini jangan disalah gunakan ya....

Dari kelebihan-kelebihan itu semua tetep aja pasti ada kelemahan dan tanggung jawab yang harus kalian emban. Capek tentu aja, pekerjaan apa sih yang  ngga pake capek? Jadi juragan jengkol yang cuma terima setoran aja capek, capek tarik urat nagih, capek hati kalo harga naik dan capek-capek yang lainnya...

Well, thank you for reading my post, see you in the next post. :)

Sunday, February 6, 2011

Short Film

Ooohhhh it has been a long time that I haven't written any post... I'm too busy (or pretend to be busy actually. xixi). 

Well, this time I wanna talk about Short Film (yeeaaaahhh!!) do you like watching film?? I do like it. A LOT!! (no body asked you Fitri!!). How about making the film?? have you?? (yuhuuu...) I wanna share my experience in making film. Last month I joined "WIFFest : Wall Street Institute Film Festival" (where is the S?? lol), what's that?? that was making movie competition for students of Wall Street Institute (WSI, that's school of English). The theme for the competition was comedy. So, the film maker had to make a comedy film with duration max 10 minutes (that wa challenging me). As a newbie in making film, WSI gave us many workshops to help us during we made the film. I wanna give my little-tiny-knowledge for you guys. And these are what I got:
  1. Do not think too hard about equipment. You know guys (of course you don't know, I haven't told you yet), I made my film with pocket camera not video camera and I could make it and that was finished. That means you still can make one with or without video camera. One of the speaker in workshop is Paul Agusta he is one of the judges in FFII (if I'm not mistake), he told us that there was a man who record his film with cell phone camera and it's done!! (unbelievable!!) even, that wasn't really really recommended, because the resolution was so freaking bad. By that story, the whole idea is that you can make a film with anything you have and can be used. And one last thing, film is doesn't have to be video, he showed us a film just slides of photos and that works. The movie was Indonesia Bukan Negara Islam. So, don't you worry.
  2. Make a simple story. Short film is different with a usual film, and the difference is time, you just show your film in minutes (OMG... that's why it's called SHORT movie -.-'). So, don't make a complicated story, adopt the story from your daily life or you experience. Just make it simple, but if you can wrap it creatively, that's gonna be special (you think martabak, special!!) I mean interesting. First, when I haven't watched any short film, I thought that was amazing story, different story or unpredictable. But, when I saw it in YouTube, that was just simple story and I started to think that I also can make it. So do you guys.
  3. Use variety shot size. do you know what shot size is?? I know it (snob). Shot size is the size when you take pictures with your camera. There were three big part of shot size. Long shot, Medium shot and Close up. Long shot is you take the pictures from far distance (do you mean 1km from the object??)., or if the object is human, that's gonna be full body. This is the example Long Shot. You see, the object looks smaller then the background.  Next is medium shot is half body usually used when the object is talking between two, this is it Meidum Shot. And the last is close up. Close up is close size, that could be a quarter of body or just face, that's used to show the specific activity or specific thing, Close Up. You'd better use variety shot size to make your movie interesting. If you just make by only one size, that's gonna be boring and flat.
  4. Use as less as actor and place. In short film you don't have to use so many actors and places, because that's gonna make your film complicated and make you difficult if you need to retake the scene. In my film,  I just use 2 actress, me and my sister (xixi), and the place was only my room. simple.
  5. Editing. After you take shots you gotta edit your film (sure!!) to combine the scenes or ti cut unwanted parts. Then what's the software?? dude, don't be too panic. You can buy it in software store only 30.000 rupias or download it FREE (uuuyeeaah) in Mr. Google windows: www.jahshaka.orgwww.debugmode.comwww.virtualdub.org and many more, mac: http://www.fixounet.free.fr/avidemux/, jahshaka also, or that include in your pc. For macbook Apple, you have iMovie and for windows, you have Windows Live Movie Maker or Windows Movie Maker (the old one). Well, in editing that must be transitions, in movie editor has many kinds of transition such as the "cut" (suddenly change to another scene), the fade, it's simply a cross-dissolve between two scenes, the wipe, like you wipe the window :p, and fancy transition, like bubbles, wave, spin ect. The most used one is the fade. to make your movie professional get away from those fancy tansition (why why why?? that's cool men!!)lol. That looks crazy and gonna make your audience vomit.lol
  6. Do not use commercial music. That means, don't put someone's song, usually popular one into your film without their permission. Tat is PIRACY!! Just use sound effect which can be downloaded in Mr. Google for FREE...
  7. No logo or brand in your film. For example the actor wears Nike t-shirt, and Nike logo appears in your film. If, Nike company knows that, you can be demanded. So, be careful buddy.
  8. The last thing and I think this is the most important thing, is Make the film done. You have idea, take shot and finish it. If you want to make good film, make finished film first. But, if you think too long to make it, then you never make it at all.
Woohooo that all I can give you. Maybe ya'all curious, what is my film. I can share those, because I've done mine, and the result I won "The Best English Award" (yeeeeaaaahhhh!!!!) when the host mentioned my name I was just flabbergasted, I couldn't believe it easily. My film was "3-Act Drama" (please see and like :p). See ya in my next post and keep reading my blog (n_n)

Saturday, January 1, 2011

Naskah Berita

Hmmm, kali ini saya mau berbagi dengan sesama mahasiswa dan mahasiswi yang ambil jurusan komunikasi. Saya mau membagi ilmu tentang naskah berita. Di jurusan ini pasti udah ga asing lagi kan sama yang namanya berita, secara nanti lulusannya mau jadi reporter ya.. Naskah berita tuh ga sembarangan bikin lho, mesti sesuai medium yang digunakan untuk nyempein itu berita (maksud lo??), jadi naskah berita untuk TV itu pasti beda sama naskah berita untuk Koran/Cetak. Apaan aja tuh bedanya?? Nah, mari kita lihat dan pelajari bersama-sama.

  1. Untuk berita cetak, boleh ada lebih dari satu pikiran utama. Sedangkan untuk TV, pikiran utama ga boleh lebih dari satu. Kenapa?? karena TV itu seringkali dikonsumsi sambil lalu atau sambil mengerjakan hal yang lain sehingga konsentrasi akan terbagi, jika kita memberikan pikiran utama lebih dari satu untuk naskah berita TV, itu akan membingungkan penontonnya karena berita TV itu tidak bisa diulang kalau kita ga paham, kecuali kita pake TV yg canggih yang bisa merekam. Sedangkan koran berbeda, kalau misalnya pembaca bingung atau kurang jelas, ia bisa mengulang lagi berita tersebut dengan bembaca ulang.
  2. Naskah Cetak detil, Naskah TV Simpel. Nah, ini maksudnya kalau kita menulis naskah suatu berita, di koran kita boleh tulis panjang lebar, sedetil mungkin. Mis: menulis berita tentang Piala AFF, untuk koran kita bisa menuliskan sejarah berdirinya pertandingan, siapa saja yang mendirikan dsb, tapi kalu di naskah TV kita tidak bisa menulis se-detil itu, karena TV berkaitan erat dengan durasi, jadi hanya simpel dan ringkas. Tapi ingat, simpel dan ringkas itu bukan berarti pelit ya... maksudnya jelas.
  3. Naskah Cetak menggunakan bahasa tulis, Naskah TV menggunakan bahasa tutur. Apa sih bahasa cetak dan bahasa tutur itu?? Bahasa cetak itu adalah bahasa yang digunakan untuk keperluan cetak seperti koran tabloid dll, seddangkan bahasa tutur itu adalah bahasa yang digunakan untuk berbicara langsung, singkatnya bahasa tutur lebih mudah dipahami. Kenapa TV dan Cetak pake bahasa yang berbeda? itu alasannya sama dengan yang no. 1. contoh: "Dikatakan Irfan, bagi umat Islam, khusus di Jawa Barat yang terkenal Religius, nilai-nilai Islam itu sangan relevan dengan budaya Jawa Barat, yang mengedepankan nilai-nilai gotong royong" nah contoh tersebut merupakan contoh bahasa cetak yang saya ambil dari koran POSKOTA. Coba deh, kalian minta orang untuk membacakan berita tersebut dan kalian menutup mata, apakah kalian akan langsung memahami berita tersebut. Biasanya sih tidak. nah kalau berita tersebut dirubah dalam bahasa tutur akan jadi seperti ini: "Irfan mengatakan, umat Islam di Jawa Barat mengedepankan nilai-nilai gotong royong yang relevan dengan nilai-nilai Islam"
  4. Naskah Cetak boleh menggunakan Anak Kalimat, Naskah TV tidak. Apa sih anak kalimat? contoh: "Irfan Bachdim yang merupakan pemain naturalisasi berdarah Indo Belanda ini menangis saat pertandingan usai" yang digaris bawahi itu yang namanya anak kalimat, jadi anak kalimat itu menjelaskan subjek. Kalau di cetak, sah-sah saja pakai anak kalimat karena bisa diulang lagi, tapi kalao di TV jangan memakai anak kalimat karena penonton bisa kehilangan subjek yang ada, karena bingung. Selain itu, dalam bahasa tutur / tatap muka biasanya kita tidak menggunakan anak kalimat.
Ya, itulah sedikit ilmu yang bisa saya bagi sama kalian semua. Semoga bisa bermanfaat ya buat semua yang baca blog saya.. keep reading my blog and wait for my next post...  (n_n)

    Monday, December 13, 2010

    How To Be A Good Teacher

    Hey, what do you think about teacher?? anybody wants to be a teacher?? I think teacher is an awesome job ever!! well, even that's hard to get much money from that job (but,there's way to get more, I believe that), you do such a cool things (lol). For example, you can ask your students to do what do you want (in good things of course) you know, they pay for you, so we can say, you make your boss do what you want (lol rotf). Other cool thing is you get the holiday as long as students get, don't you?? which is longer than any other jobs. See, teacher is awesome job!!

    Now, I'm going to share what I did before. A couple of days ago I discussed with few of my friend about how to be a good teacher and how to manage the class, because I wanna teach in courses as part time job, well you know to get some more money (hihihi). After the discussion, I did micro teaching (MT) which was I pretended to teach in front of the class and the students were my friends, and also all of my friend did that. there was 3 judges (not actually the real, only my other friends which already become a real teacher). After all of us done the MT, we gave some comments and suggestions for each other. So, I got many conclusions how to be a good teacher and how to manage the class, especially for teaching in informal school. Here some what I got;
    1. Make the student relax before study; that's a good point to start teaching, because the students are gonna feel comfort and that makes us easier to deliver the lesson. How to make students relax?? build the relation between you and the students. ex/ ask them "how are you??" "are you tired??" "how did you get here??" or "have you got lunch??" those questions can make them relax because they feel like they get your attention.
    2. Prepare well; Before you teach, the lesson must be prepared. So, you'll know what are you gonna teach and you won't get confused. If you look confuse in the class, the students will doubt your ability. And when you explain the lesson, make it step by step, ex/give the theory first then the example then give the exercise, don't confusing your students. The other things are prepare as many example as you can, so when student asks you about the other example, you've prepared the answer, especially for math, you gotta give a lot of examples and exercises to make the students understand perfectly.
    3. Very entertaining; Entertaining teacher is interesting teacher. Most of students like that type of teacher, because they won't get bored easily and they'll pay attention on you. Because it's specialize for teaching in course, you'd better be different with teacher in school, I mean don't be too serious. Make some jokes sometimes, and be creative.
    4. Give your attention fair; don't give your attention just for the superior student. Give your attention to every single students even they sit in the corner of the class and almost unable to see..
    5. the last think sounds unimportant but actually need to do; Write the full sentence; don't write like this "m'beri" "m'bagi" ect
    Well, that's what I can share to you all, I hope this is useful and easy to understand, because I know you could confuse with my awful English (lol).. see ya for the next post.... (n_n)