Tuesday, January 7, 2014

"Running Man" More Than a Game Show

Running Man? Apaan sih? Bagi pecinta K Pop atau Korea pasti dah ngga asing lagi denger "Running Man". Running Man itu variety show yang ada di Korea Selatan. Kalo ngga salah di mulai dari tahun 2010 dan sampe sekarang masi exist dengan jumlah penggemar yang ngga berkurang. Well saya sih di sini bukan mau sekedar ceritain tentang Running Man tapi lebih dari itu, yakni pengamatan saya tentang Running Man.

Logo Running Man

Sebelum ceritain amatan yang saya punya, ada baiknya saya jelasin dulu awal mula saya nonton itu tayangan. Awalnya saya ngga suka sama Running Man, meskipun banyak temen-temen saya yang suka dan sering nonton di deket saya, saya sama sekali ngga ada niatan buat join nonton. Saya malah bilang itu acara ngga jelas dan orang-orangnya asik sendiri, dan saya semakin heran ketika banyak juga teman-teman saya yang cowo ikutan suka nonton Running Man (apa sih spesialnyaaaa???). Pertanyaan saya itu akhirnya terjawab ketika saya buka situs nonton drama Korea online, (well, ngga suka RM kan bukan berarti saya ngga suka nonton drama Korea) setelah drama yang saya cari sudah ketemu dan sudah selesai di tonton semuanya, saya mulai lagi cari-cari tontonan baru, dan pas lagi baca list judul-judul yang ada, ada satu judul yang terselip yakni Running Man. Itu kan situs untuk nonton drama, kenapa ada variety show ikutan ada? berarti ada sesutau sama tayangan itu. Oke, akhirnya saya coba nonton dari episode pertama. Ya, ketika  orang-orang sudah jauh sampai episode ratusan saya baru coba yang pertama. And unbelievable!! I think I like that show!! dulu ketika saya nonton episode pertengahan kayanya saya bisa hitung berapa kali saya ketawa, dan ketika saya nonton dari episode 1 lalu 2 lalu 3 dan seterusnya saya baru memahami apa yang mereka tertawakan apa becandaan mereka dan lainnya. Jadi saya berkesimpulan, bagi saya pribadi, untuk menikmati tayangan Running Man sebaiknya dari awal, kenapa? karena becandaan mereka berkesinambungan dari episode ke episode jadi kamu kayak ngga lost gitu waktu nonton acara itu.

Done!! cukup mengoceh ngga pentingnya. Sekarang saya bakal cerita lebih detil tentang Running Man bagi yang belum tau kan lebih asik paca post nya kalo udah acara kaya apa yang saya omongin, ya ngga? Jadi Running Man  itu acara games yang dimainin sama 8 artis sana yang udah punya nama, tenar gitu. Latar belakang mereka beda-beda ada yang penyanyi, rapper, aktris dan presenter. *pasti ganteng-ganteng makanya banyak yang suka. Kalau kamu mikirnya gitu, salah besar!! Dari kedelapan orang itu dimana salah satunya perempuan, yang  cowo bisa saya bilang cuma satu yang ganteng, itu pun di pertengahan acara dia berhenti, selebihnya biasa aja malah ada yang udah bapak-bapak. Jadi kedelapan artis itu ngga pernah hilang dari Running Man, dalam arti selalu mereka yang bermain di acara itu, makanya mereka udah kaya icon acara itu, cuma tiap episodenya sering kali ada bintang tamu, bisa aktris, presenter, penyanyi dan siapa aja yang terkenal di Korea sampai-sampai atlet juga pernah ikut main. *Apa aja sih yang mereka lakukan? Games yang mereka mainin selalu berada di lokasi yang beda-beda, bisa di mana aja sampai pasar juga jadi. Sedangkan gamesnya sendiri macem-macem dan sederhana, biasanya nanti dibagi menjadi dua atau lebih grup, lalu gamesnya bisa cuma loncat dari papan yang ada di kolam renang, lomba cari celengan babi, lomba cepet-cepetan masuk dan keluar lagi dari bis yang isinya penih sesak orang-orang terus lomba foto bersama dan wajah mereka harus ada di kamera sedangkan mereka dorong-dorongan dengan tim yang lain. Simple kan? Di akhir lomba, biasanya mereka saling mencabut name tag tiap orang yang ada di tim lawan jadi kjar-kejaran, itu dia kenapa di sebut Running Man. Kalau bingung mauliat tapi gatau harus liat dimana, nonton aja Mission X punya Trans TV, denger-denger sih mereka ngikutin Running Man, (itu sih menurut temen-temen yang nonton kedua acara tersebut, kebetulan saya ngga tau yang punya Trans kaya gimana bentuknya, heheh).

8 Anggota tetap, yang jaket kuning keluar di pertengahan program

Oke, di awal kan saya bilang ya saya mau cerita tentang pengamatan saya, yes! Setelah nonton beberapa episode akhirnya saya paham kenapa orang banyak yang suka. Menurut analisis sok tahu saya ada beberapa faktor. Pertama penempatan pemain, Industri sana saya akui memang cerdas untuk bikin konsep acara TV, ngeh ngga tadi saya bilang kalau 8 pemain mereka tetap dan ngga pernah diganti, itu jenius!! Kalau di TV lain khususnya Indonesia anggota tetap acara game show pasti orangya cuma satu, si pembawa acara itu sendiri, ntah karna takut penonton bosan atau menekan biaya supaya bayar selebriti tetap yang udah tenar cuma satu aja bukan 8 kaya yang mereka lakukan. Kenapa saya bilang jenius, dengan pemain yang sama tiap episodenya itu akan membuat penonton familiar dan bikin mereka jadi icon dan penonton punya pilihan mau suka sama yang mana, kalau cuma satu, terus penonton ga suka sama seleb yang itu nanti dia males nonton, beberapa orang punya sifat kaya gitu. Jadi, ketenaran Running Man salah satunya karna dibangun sama 8 seleb itu tadi. Kedua, lokasi shooting mereka, saya tadi bilangnya lokasinya beda-beda, ini juga jenius! Lokasi yang mereka ambil adalah icon-icon yang ada di Korea Selatan, misalnya museum, mall terbesar, kantor berita, tempat wisata terkenal, dan sebagainya yang jadi icon. Ini jenius menurut saya, karena selain tempatnya selalu berubah dan ngga monoton, menonton juga di suguhkan dengan informasi dari tempat itu sehingga sekalian mereka bisa promosi wilayah mereka dengan cara yang asik dibandingkan dengan nonton iklan promosi pariwisata, ya ngga? Jadi katanya, salah satu tujuan acara ini dibuat adalah untuk mempromosikan pariwisata Korea Selatan, wow!! it's not a usual game show, yes? Makanya beberapa orang yang saya kenal nonton Running Man langsung pengen banget ke Korea Selatan. Last but not least the game itself, game yang mereka lalukan seperti yang saya bilang tadi sederhana tapi ngga murahan, maksudnya mereka niat gitu. Misalnya salah satunya adalah cari bintang tamu, mereka ngga sekedar cari bintang tamu, mereka menyiapkan ratusan orang untuk berkeliaran jadi untuk mengecoh, niat kan!? Lalu waktu yang mereka habiskan, mereka ngga tanggung-tanggung untuk menyelesaikan satu episode saja, mereka memakan waktu sekitar lebih dari 12 jam! Jadi seharian kita bisa lihat mereka berkeliaran dari bangun tidur di mana mata masih antara melek atau ngga sampai gelap dan malam. Selain itu balik lagi ke lokasi syuting, mereka juga sering kali syuting di beberapa tempat untuk satu episode dan letakanya ya lumayan, ini ngga gampang loh untuk syuting di beberapa tempat pada hari yang sama. Biaya pasti keluar lebih banyak dan ribet (saya pernah masuh industri TV, jadi sedikit banyak tau lah, heheh). Kebayang kan seberapa niat mereka untuk bikin satu acara yang sukses, seberapa besar effort yang mereka keluarkan untuk bikin acara yang booming, ngga hanya di Korea Selatan aja, ketika ngadain games di negara lain seperti Thailand, Chinna dan Singapore, penggemar mereka sama banyaknya kaya di negara mereka sendiri.

Well, that was that!! Thank you for reading my post, see ya in the next post :)

Wednesday, October 9, 2013

Detail of The Plan B

Berdasarkan cerita di post sebelumnya tentang Plan B Karimun Jawa, saya mau kasih detail biaya, akomodasi serta kontak yang mungkin bisa bermanfaat kalau kamu mau mengunjungi kawasan sana, yang saya habiskan selama berada di Semarang, Jepara, Yogyakarta dan sekitarnya. Check it out!

Mulai dari transportasi Jakarta-Semarang atau sebaliknya, kamu punya pilihan Kereta, Bus, Pesawat dan Travel. Harganya variatif, kalau kereta ekonomi ac/bisnis kisaran 100.000-200.000 dan eksekutif kisaran 200.000-360.000, lama perjalanan sekitar 8 jam. Sedangkan bus, saya sendiri kurang tau ya harga tiketnya, tapi pernah nanya kalo dari Semarang-Jakarta itu kisaran 250.000-400.000, kayaknya sih tergantung musimnya, dan lama perjalanan sekitar 12 jam. Kalau Pesawat harganya kisaran 500.000-850.000 tergantung dari maskapainya dan lama perjalanan sekitar 1 stengah jam. Dan pilihan terakhir yang ngga saya rekomendasikan adalah travel. Jangan salah, travel ngga cuma ke Bandung aja lho! Ada little secret nih, sebenernya waktu mau pulang ke Jakarta saya dan teman saya ketinggalan kereta, alhasil harus cari pengganti yang termurah dan hari itu juga, pilihannya adalah Travel dengan biaya 200.000 , itu udah paling murah diantara yang lainnya seharga 250.000-300.000. Kenapa saya ngga rekomendasiin, karena cara bawa mobilnya yang macam ngga ada remnya, ugal-ugalan dan berhentinya sering plus lamaaa yang bikin makan waktu banyak. Nah itu semua transportasi menuju Semarang, kalau kamu yang langsung mau menuju Jepara tanpa ahrus mampir ke Semarang, pilihannya adalah naik Bus dan untuk harga saya juga kurang tau. hehhehe

Next, kalau kamu yang milih untuk tiba di Semarang, transportasi selanjutnya yaitu menuju Jepara. Pilihannya ada bus, sewa angot atau sewa mobil. Tiket bus seharga 35.000, tapi kamu harus cari angkutan umum yang menuju terminal, nanti berhentinya juga di terminal Jepara yang jaraknya lumayanlah untuk menuju pelabuhan kalo jalan kaki. Selanjutnya bisa sewa angkot sekitar 300.000 dan untuk mobil kisaran 350.000-450.000 (mobilnya seperti Avanza/Xenia/Kijang) Kendaraan sewaan ini, bisa langsung ditemuin ketika kamu keluar dari stasiun, banyak banget kok, enaknya dituruninnya langsung di tempat tujuan (yaiyalaaahh namanya juga sewa). Oh ya, untuk yang urusan sewa menyewa, kamu harus pinter-pinter nawar ya...

Satu lagi transportasi yang ngga mungkin terlupakan adalah kapal penyebrangan. Pilihannya cuma dua, Kapal Muria atau Express Bahari. Kalau Muria itu kapal besar yang bisa muat ratusan orang harganya 30.500 untuk dewasa ekonomi, 20.000 untuk anak-anak dan 79.000 untuk dewasa VIP. Sedangkan kapal Express Bahari tergolong kapal kecil dan kapal cepat yang harganya 109.000 termurah untu orang luar Jepara, dan VIP 129.000.

Kemudian, masalah penginapan, kalau memang haruuuuusss banget nginep di pelabuhan sebelum nyebrang, pilihannya adalah Hotel, Homestay atau pendopo. Hotel ada di Pelabuhan Kartini, tapi saya ngga nanya, buat backpacker sih nga bakal dilirik deh, heheh. Lainnya ada homestay, disana saya nemuin 2 homestay dan keduanya lupa namanya, (maaf yaa) tapi salah satunya yang saya tinggali, posisinya persis sebelah hotel dan adanya paling dekat pintu masuk pelabuhan. Mereka nawarin 100.000 perkamar, tapi kalau anggota kamu cukup banyak mereka mau di tawar kok, alhasil kita hanya harus bayar 80.000 perkamar untuk 3 orang. Kalau memang jadi backpacker sejati, pendopo banyak kok yang siap ditiduri.

Untuk makan, di Semarang jangan sok-sokan makan di alun-alun Simpang Lima, mahal dan ngga enak! Mending cari warung mie khas Semarang. Kalau di Jepara, banyak tukang pecel yang harganya 7.000 udah pake nasi dan enak. Sedangkan di Pelabuhan Kartini warung nasinya perlu ditanya dulu harganya. Nembak! untuk rasa nilainya 6-7 aja tuh. Mending cari tukang mie ayam 5.000an, atau kalo malem tukang mie tektek juga ada yang lewat, 7.000 aja.

Okay, di bawah ini saya cantumin beberapa biaya yang saya kelurkan, semoga membantu :)

- Kereta eksekutif Jakarta-Semarang (promo)                  80.000   (Kereta Sembrani)
- Sewa angkot Semarang-Jepara-Jogja (4 hari)            2.000.000   (dibagi 11org)
- Kapal penyebrangan eksekutif Jepara-KarimunJawa        109.000   (Kapal Express Bahari)
   kontak: 0291-592999/598488
   Twiter @expressbahari
   PIN BB 2317030D
- Homestay di Jepara (kalau harus nginep)                       80.000   (1 kamar bisa untuk ber-3)
- Tiket masuk Pantai Bandengan                                      5.000   (harga resmi 8.000)
- Cave tubing Kalisuci                                                   65.000   (kalo 10  bonus 1 org lagi)
- Tiket masuk Kawasan Pantai Gunung Kidul                       5.000
- Rafting Sungai Elok                                                  160.000   (12 km+makan dan snack)
- Kereta eksekutif Semarang-Jakarta                             240.000   (Argo Sindoro)
- Travel Semarang-Jakarta (Jemput dirumah)                  200.000

Well, thank you for reading my post, see ya in the next post :)

Friday, September 20, 2013

Plan B Karimun Jawa

Kisah ini bermula dari internet surfing saya yang lagi cari-cari temen traveling bareng dengan destinasi Pulau Karimun Jawa. Bagi yang pencinta traveling terutama wisata laut, pasti udah denger banget bagaimana keindahan pulau yang deket sama Kota Jepara ini. Yup! itu dia yang membawa saya berjumpa dengan postingan berjudul "cari temen share cost karimun jawa libur lebaran 15-18 agustus 2013" di forum Backpacker Indonesia. 

14-15 Agustus 2013
Singkat cerita, saya bersama satu teman berangkat menuju Semarang dengan kereta Eksekutif Sembrani seharga Rp. 80.000,- saja, dan sampe di Stasiun Tawang, Semarang tanggal 15 Agustus dini hari. Di stasiun ini juga kita bakal ketemu temen-temen lain yang ikutan dalam trip ini, total anggota  yang join trip ini ada 11 orang termasuk saya. Asal kami semua berbeda-beda, ada dari Bekasi, Depok, Jakarta, Bandung dan satu warga Semarang. Setelah lengkap, kita langsung menuju Jepara, dan kendaraan yang kita pilih adalah Angkot dengan pertimbangan harga yang ngga terlalu mahal dan muat banyak (secara kami ber-11 plus gembolan yang gede-gede), harga sewanya Rp.300.000.
Sayang tulisan Stasiun Tawangnya ngga kena

Perjalanan Semarang-Jepara sekitar 3 jam tanpa macet dan tujuan kita pelabuhan Kartini. Sesampainya di pelabuhan Kartini, kita sempet heran karna ada rame-rame dan kendaraan kita ngga boleh masuk, ternyata berhubung saat itu abis lebaran yang tandanya masih bulan Syawal dalam kalender islam, mereka lagi ngadain acara Syawalan gitu, yang isinya da pasar malem dan ada upacara apa gitu, jadi semacam pesta rakyat. Which is tandanya dihari itu ngga ada penyebrangan ke Pulau Karimun (haduuuhh, lemes deh). Well, tapi kita tetep ngga mau nyerah, kita langsung menuju tempat penjualan tiket kapal eksekutif Bahari, akrena katanya besok mereka ada penyebrangan, dan harga tiketnya Rp.109.000 kalau pake KTP Jepara harganya cuma Rp. 69.000. *terus hari itu kemana dong sambil nunggu besok. Well, dari pada ngebuang waktu percuma, mending kita jalan-jalan, karta ternyata di Jepara juga ada pantai yang bagus, namanya Pantai Bandengan. Setelah muter-muter (fyi, masih dengan angkot yang sama yah) dan tanya-tanya, sampe deh kiya di pantai itu, daaaaaannnnnn ruame buanget!! Ramenya sama kaya pantai Ancol saat liburan sekolah. Tapi.... lautnya jauh beda sama Ancol, di sini lautnya bersih, airnya biru dan pasirnya putih, lumayan lah untuk habisin waktu santai-santai.

Sejauh mata memandang... 
Di Jepara kita juga harus makan makanan yang khasnya situ dong, so kami makan Nasi Pecel Jepara yang adanya di deket tugu Jepara tepatnya di belakang Museum Kartini, namanya Nasi Pecel Jepara Mbok Binah. Harganya murah, ngga pake di tembak Rp.7000 udah pake nasi, sayur-sayuran dan telur, gorengannya Rp.1000. Rasanya enak dan yang mesti dicoba adalah tempenya, kenapa, karna itu tempenya tempe gabus yang dibikinnya kaya dari ampas tahu atau tempe ya, lupa. Jadi rasanya lebih light dari tempe biasa.

Selesai muter-muter kami balik lagi ke pelabuhan dan cari homestay yang ada di dalem pelabuhan. Lumayan, karna ada acara syawalan tadi, pelabuhannya jadi rame, jadi ada hiburan deh. Lalu kita nginep di salah satu homestay yang paling depan dengan harga Rp. 80.000 per kamar yang bisa diisi sampe 3 orang, kamar mandi di dalem dan paling penting bersih. Worth it! Di dalem pelabuhan, selain ada acara pesta rakyat itu, disitu jiga ada taman kura-kuta kalo ngga salah namanya, ya semacam museum gitu, gedungnya berbentuk kura-kura juga, unik. Disitu juga banyak spots untuk foto dengan pemandangan yang oke.
ini dia gedung berbentuk kura-kura itu
 
pemandangan pagi hari
16 Agustus 2013
Hoaaammm akhirnya tiba juga hari dimana jadwal kami nyebrang ke pulau tujuan, meskioun udah mundur jadi rencana. Jadwal kapal kita jam 14.00, jadi sambil nunggu kita abisin waktu untuk foto-foto deh. Oh iya, pada hari sebelumnya ada tragedi kapal nelayan tenggelem lho, heboh banget (di TV juga heboh) karna jumlah korban meninggal itu sampe 15 orang. Penyebabnya kelebihan muatan, ya iyalah, gimana ngga, kapasitas 20 orang di naikin samoe 40 orang. Karna tragedi itu, beberapa orang diantara kami di telponin sama orang rumah yang ngelarang untuk nyebrang, heheh. Lanjut! Sebelum jadwal kami, ada juga jadwal jam 08.00 dan ternyata, kapal yang pagi itu NGGA JADI NYEBRANG! dan dipastikan kapal yang selanjutnya juga BATAL! Yaaaaaaaaahhhhhhh...... KE-CE-WA! Jadi alasan gagalnya nyebrang adalah karena angin yang besar. So, bisa bilang apa coba kalo udah urusan alam.

Disini lah kita harus nyiapin Plan B, setelah diskusi panjang lebar akhirnya kita memutuskan untuk ke Wonosari dengan tujuan Cave Tubing san menyusuri pantai-pantai sepanjang kawasan Gunung Kidul. And you know what, kendaraan kita adalah angkot kemariiinnn wooohooo setia sekali masnya itu.... Mana orangnya nurut-nurut aja lagi, namanya Mas Widodo, sayangnya nomor kontak dia saya ngga pegang ada di temen yang lain. Oke, dari Jepara kami langsung cuss ke Wonosari tempat saudara salah satu anggota trip, lumayan gratisan. Tapi sambil jalan, kami melipir lewat Masjid Agung Demak dan malamnya kami juga ke Lawang Sewu di Semarang. 

17 Agustus 2013
Sampe rumah tujuan jam 03.00 dini hari, rumahanya luas dan masih alami banget rumah tradisional pake kayu dan berlantaai tanah, asik deh. Lumayan bisa istirahat sebentar sebelum cuss perjalanan selanjutnya. Pagi-pagi kita udah pada siap untuk menuju destinasi Plan B yang pertama, yakni Kalisuci, tempat untuk cave tubing. Mungkin ada yang udah tau Gua Pindul, nah ini sama persis, tapi belum seramai Gua Pindul dan jarak tempuhnya lebih panjang. Biayanya Rp.65.000 per orang, tapi karena kita bersebelas, kita dapet diskon dengan cuma bayar untuk 10 orang aja, yeiiy! Seruuuuu banget! Loncat dari atas tebing, semua orang harus loncat, yang ngga berani sampe jadi ketagihan. hahah. (sayang sekali, fotonya belum sampe :(. Setelah selesai cave tubing, kamu langung menyusuri pantai-panti sepanjang Gunung Kidul, pantai pertama pantai Njungwok, pantainya baguuusss banget pemandangannya tapi ngga bisa untuk berenang karena arangnya tajam-tajam. Next Pantai Wediombo, biasa aja ngga terlalu bagus dan terakhir Pantai Indrayanti dimana kita bisa liat sunset dan pantainya juga bersiiih dan ngga rame.. penutup hari yang kece deh pokoknya.! Setelah itu kami ngga lupa makan seafood yang ngga jauh dari Pantai Indrayanti. Total makan seafood masing-masing kita cuma bayar Rp. 72.000 dan kita udah dapet cumi dengan 2 bumbu berbeda, udang, ikan dan kangkung. mantap surantap pokoknya!
The best, Pantai Njungwok
FYI ini cuma pose aja loh, di tengah laut segitu dangkalnya





18 Agustus 2013

18 Agustus sama dengan hari terakhir kita liburan. Well bagi beberapa orang bukan, karena saya dan teman saya tiket ke Jakarta tanggak 19, pasutri yang ikut kami tiket tanggal 20 dan 2 orang pemuda Bandung masih akan lanjut melancong ke Yogyakarta. Destinasi kami di hari terakhir adalah rafting. Setelah didiskusikan, kami semua setuju dan tertarik, lanjut lah jam 07.00 kami semua berangkat menuju Magelang, namanya Elok, sungai sepanjang 12 km dengan arus yang ngga begitu kencang dan jeram yang ngga terlalu- terlalu *apa sih! cenderung datar sih karakter sungainya. Karna kita cukup banyak, perahu kita dibagi jadi dua dan alhasil kita jadi balap-balapan gitu, seru banget deh pokoknya. Meskipun pegel banget dayungnya, karena lebih banyak arus yang tenang. tapi kami juga sedikit ngerasain body rafting dan sempet pula foto-foto di air terjun (kata instrukturnya kita grup pertama yang minta berhenti di airu terjun untuk foto lho) jelas aja, yang biasanya rafting cuma 3 jam jadinya 5 jam. hahahha. Harga rafting ini kalau ngga salah Rp.160.000 lebih kalo ngga salah, udah plus makan besar dan es kelapa dan dapet sertifikat.
Group Chibi
Group Lainnya


Well, that was our Plan B, sedih sebetulnya gagal snorkeling, mana udah bawa alat-alatnya... Tapi kebayar sama smua kegiatan lainnya kok :).

Thank you for reading my post... see you in the next post, "detail of the Plan B"  :)

Wednesday, September 4, 2013

Yuk, Introspeksi Diri!


Introspeksi diri kayaknya udah nggak asing lagi ditelinga kita. Ya, introspeksi diri artinya kita mengoreksi diri sendiri to be a better person. It’s about mengevaluasi dan memperbaiki kelemahan yang kita punya. Siapa sih yang nggak mau getting better and better each time?
Sometimes, kalau kita lagi menghadapi masalah kita suka menyalahkan orang lain. Misalnya saat gagal lolos audisi, kita berfikir bahwa ini nggak fair dan jurinya nggak objektif. Atau waktu ditolak gebetan, langsung kita nyalahin ketemennya karna dia kurang promosiin kita sama dia. Kalau kamu termasuk suka mencari scapegoat buat masalah kamu, eiiitss... tunggu dulu, mungkin ada yang perlu diperbaiki dari diri kamu. Yuk, kita mulai untuk lebih sering introspeksi diri, belum tau caranya? Here’s the steps.
1.    Identifying

First of all, cari tahu apa aja sih kelemahan atau kekurangan kamu. Contohnya, kamu cepet banget marah untuk hal sepele, terlalu ceplas-ceplos, susah diajak serius atau lain-lainnya. Mungkin kamu merasa sulit untuk menilai diri sendiri or kamu merasa nggak punya kekurangan? Coba inget-inget lagi apa yang paling sering temen-temen kamu complain ke kamu. Kalau masih belum ketemu juga, you’d better ask someone else, tanya langsung ke temen-temen apa sih kekurangan kamu. Jangan merasa malu untuk mengakui kelemahan dan kekurangan kamu, ingat, nobody’s perfect! Istilah ini mewakili semua orang kok, so nothing to worry about, girls.

2.    Working
Next step, you must work on your weakness. Kamu nggak bakal jadi lebih baik kalau cuma sekedar tahu kelemahan kamu. Let’s say kamu termasuk orang yang ceplas-ceplos, maksudnya sih mau jujur bicara apa adanya tapi kalau orang lain malah banyak yang tersinggung. Nah, berarti kamu harus perbaiki tuh gaya bicara ceplas-ceplos kamu. Caranya bisa dengan menahan diri untuk nggak langsung nyeplos kalo mau komentar atau ngomong ke temen. Atau pemilihan kata lebih diperhatikan biar nggak bikin orang lain tersinggung. Kalau masih terasa susah, kamu bisa coba ikut kelas kepribadian untuk ngebantu. Begitu juga sama kelemahan yang lain, pokoknya cari cara untuk memperbaikinya or at least ditutupin, pasti bisa! Pepatah bilang banyak jalan menuju Roma.

3.    Improving
Ada langit ada bumi, ada air ada api, begitu juga dengan diri kamu. Kalau kamu punya kekurangan pastinya kamu juga punya kelebihan. Improve lagi kelebihan yang kamu punya, jangan sampe ketutup sama kelemahan kamu. Suara outstanding, muka gorgeous, atau penampilan keren, kamu maksimalin deh semuanya buar tambah stunning. Nggak jamannya lagi malu to show yourself, let people see your major ability.



 Well, thank you for reading my post... See ya in the next post... :)



Thursday, August 22, 2013

Mainan Baru Bikin Kreatif

Apa yang biasa kamu lakukan dalam waktu senggang? Main hp? browsing? nonton TV? main game? Aduuhhh kenapa mainstream banget sih!? *gayaaa. Eits, bukan maksud mau gaya-gayaan nih, tapi coba deh melakukan sesuatu yang beda, kreatif dan bermanfaat. Kalo saya sih biasanya suka edit-edit video. Tapi video itu kan juga udah biasa. Kali ini, saya punya mainan baru, videoscribe! Nah, apaan tuh coba... Videoscribe itu cara lain untuk menampilkan animasi. Konsepnya, animasi itu terlihat seperti baru kita gambar. Nama lainnya sih sering dibilang whiteboard animation, kenapa gitu, sebabnya animasi ini biasanya ditampilin dengan background putih polos kaya whiteboard. Dalam videoscribe ini bisa dimasukin gambar atau tulisan. gambar yang udah dibikin pun bisa berubah bentuk semacam metamorfosis ke gambar selanjutnya. pokoknya asik deh. ini salah satu contoh videonya.... How to Make Whiteboard Drawing Video

Apa aja sih yang diperluin buat bikin videoscribe ini? Software! yes software. Buat bikin videoscribe ini yang dibutuhin cuma software, jadi semunya dibikin melalui pc. Tapi tenang.... ini ngga seribet yang dibayangin kok, yang perlu kursus dulu secara intensif sampe master baru bisa pake softwarenya. No no no, saya sehabis download pun langsung bisa ngasilin satu video. Well, ngga mau berpanjang lebar, kalau memang kalian tertarik, tapi bingung gimana cara dapetin vsoftwarenya, niiihhh saya kasih linknya


Memang sih di link diatas ini harus bayar, alias ngga gretong. Tapi jangan sedih, ada free trialnya kok... ngga ada salahnya juga download yang free trial, tapi tetep sembari cari yang full crack :P

Well, thank you for reading my blog, see ya in the next post!! :*

Thursday, July 11, 2013

Tips and Tricks Job Interview

Kalo pengalamnnya udah dikasih, tips dan tricks nya juga dong... Langsung aja ini dia:

1. How do you dress? Penampilan luar itu menjadi cerminan kalian. Eits... tapi jangan melulu setiap ngelamar kerja pakenya jas/blezer rapi. *Lho, kenapa? Sesuaikan pakaian saya posisi yang kamu lamar. Kalo kamu melamar sebagai marketing, PR, resepsionis, admin dan lain-lain yang kerjanya dikantor kalian wajib tuh pake pakaian resmi kaya kemeja, ditampah blezer biar makin kece. Soalnya posisi pekerjaan itu bakan menuntut kamu untuk berpenampilan professional, menarik, kece dan rapi. Tapi kalo kamu melamar di industri kreatif, misalnya sebagai tim kreatif di TV, designer grafis, reporter dan sebagainya yang mirip-mirip. Hindari deh berpakaian boring dengan kemeja rok/celana dan blezer. Bukan berarti jadi urakan atau terlalu cuek juga. Tapi pilih deh pakaian yang mencerminkan kamu itu bukan kreatif dan ngga membosankan. Misalnya buat cowo pake celana bahan tapi jangan yang terlalu bahan banget *apasih maksudnya! tapi cari yang juga terlihat santai, kaya celana chino misalnya (ehem, jangan pilih yang merah ya...) trus kemejanya yang lebih casual gitu. Kalo untuk cewe bisa padu padanin rok/celana yang fit atau yang lagi ngehits sekarang ini dengan kemeja yang juga agak casual. Kalo kamu mau pake blazer juga okay, pilih aja blazer yang casual yang ngga terlalu resmi, warnanya juga mungkin bisa yang agak beda, janga nmelulu hitam. Coklat mocca atau abu-abu juga cantik. (Sorry untuk pakaian saya ngga bisa tertalu kasi banyak tips, ngga gitu paham fashion, hihi)

2. Company Background. Ini sering banget terjadi lho, kamu ngelamar kerja dikantor yang bisa jadi belum pernah didenger atau kamu cuma sekedar tau aja, kamu ngelamar karna memang mereka buka lowongan (iya kaaannn, saya sering kok gitu). Ini penting banget buat kamu cari tau tentang perusahaan itu. Misalnya perusahaan media kaya tv majalah, koran, tabloid, dll. Kamu cari tau deh seolah-olang memang selalu mengonsumsi media mereka. Yang perlu dicari tau, target marketnya, konten, apa yang beda dari media mereka, dsb. Karena pasti mereka tanya "apa yang kamu ketahui tentang perusahaan kami"

3. Percaya diri. Udah lumrah pasti kalo mau wawancara deg-degannya kaya mau ijab kobul. Tips saya tarik napas panjang dan keluarkan dari mulut dan lakukan beberapa kali, itu cukup bikin relax lho. Nah untuk percaya diri ini, kamu usahakan jangan terlalu merendah dan malu-malu meskipun kamu fresh graduate. Tunjukin kalo kamu kompeten dan pantas untuk berada diperusahaan mereka. Percaya diri ini ngga mesti dari omongan aja lho, dari gesture tubuh, jabat tangan dan ekspesi juga bakal terlihat kalo kamu percaya diri atau ngga. Jabat tangan interviewer dengan pasti, jangan menunduk ketika berbicara, suaranya yang lantang dan jelas (bukan berarti teriak atau suara kenceng ya, itu ganggu) dan tatap mata mereka.

4. Tegas. Jawab setiap pertanyaan yang mereka ajukan dengan jelas dan tegas. Jangan ragu-ragu atau bingung apa lagi kasih jawaban yang muter-muter belibet ngga jelas. Bilang siap kalo memang siap, bilang tidak kalau memang tidak mau. Tapi ingat, rangkai kalimatnya yang bagus. Misalnya gini, disalah satu tempat saya interview, setiap dua minggu sekali itu harus nginep untuk ngejar deadline. Sejujurnya saya ragu cenderung ngga mau, dan orang tua juga kayanya ngga setuju, ini dia jawaban yang saya keluarin "kalau saya pribagi bersedia aja, tapikan namanya saya masih tinggal dan hidup sama orang tua, saya harus diskusikan dulu" ahaaayyy, saya aja ngga nyangka bisa bikin jawaban gitu, instead of bilang orang tua saya ngga setuju. Menurut pengalaman teman yang lain dari jawaban yang kedua itu malah dicecer dengan pertanyaan lain yang agak menjatuhkan kamu. Selain itu juga membuat kamu terlihat tidak mandiri dan bergantung sama orang tua

5. Pandai-pandai merangkai kalimat. Sama kaya tips sebelumnya, kamu harus bisa merangkai kalimat, misalnya kamu yakin kalo jawaban kamu bagus dan ada nilai plus, tapi supaya ngga terlihat sombong dan show off, sebaiknya dikasi bridging yang halus biar enak juga didengernya. Misalnya saat kamu ditanya "apa yang membuat kami yakin untuk mempekerjakan anda?" daripada jawab "karena saya bla bla bla" mending dikasi bridging yang enak dan halus sebelum kamu "jual diri" seperti "setiap orang memang punya kekurangan dan kelebihan masing-masing, tapi bagi saya pribadi satu hal yang akan menjadi poin lebih saya untuk berada disini adalah......" jadi terlihat kamu ngga sombong dan rendah hati gitu.

6. Warm Smile. Yang terakhir, usakan selama sposesi wawancara kamu tersenyum dengan manisnya. Ingat, senyum manis nan cantik dan anggun, bukan menyeringai atau tersenyum kecut atau senyum terpaksa. Bagaimanapun keadaan interviewer, jutek kek, ramah kek, nyebelin kek, apapun itu, kamu senyum aja. Selain menunjukkan wajah kamu yang manis dan pribadi kamu yang ramah, kamu juga menunjukkan mental kamu yang tough dalam menghadapi cobaan wawancara, terbelih kalo yang wawancara jutek, haha.


So far, keenam hel tersbut membawa saya sukses pada saat job interview. Selebihnya kaya cara menjawab pertanyaan gaji, terus cara menyebutkan kelemahan cari aja di tulisan yang lain, itu sudah banyak yang nulis kok, hehehe. Jangan lupa kamu berdoa dan berserah diri karna kamu udah berusaha...

Well, thankyou for reading my post, see you in the next posts... :)

Job Interview Session


Ihiiiy... judulnya sounds professional banget ya, haha. kalo di post terdahulu udah ngomongin sedikit banyak tentang CV, di post yang sekarang ini seperti judulnya mau ngebahas soal job interview. Bukan maksud hati mau menggurui, kaya yang udah kerja berpuluh-puluh tahun. Tapi mau share pengalaman interview kerja aja, kalau dihitung-hitung, setelah lulus kuliah saya udah menjalani lima kali wawancara kerja. Dari keempat wawancara kerja itu saya melihat perkembangan dan kemajuan yang bertahap dari seluruh wawancara yang saya jalanin. 

Pada interview pertama, tampa perlu orang lain komentarin saya, saya udah ngerasa banget kalo saya terlihat amatir, lugu (cenderung ke bodoh) dan udah pasti rejected! Seriously, saya ngerasa banget mulai dari keluar ruangan. Kenapa bisa gitu, pada saat itu jawaban saya seadanya (banget), ngga belajar dalam arti cari tahu lebih banyak, sudah merasa bisa dan cuma mentingin penampilan luar aja. Alhasil, ya wajar deh kalo ngga dihubungin lagi. 

Next, interview kedua posisi yang saya tuju adalah reporter untuk sebuah majalah remaja. Interview yang kedua ini beda dari yang sebelumnya. Persiapan matang sekali, sampe saya bela-belain beli majalah tersebut (karna memang ngga berlangganan, jarang baca malah). Selain itu juga buka website majalah itu, terus browsing internet cara interview yang oke, pokoknya well prepared. Pas hari interview, jawab pertanyaan udah mulai PD dan jauh lebih baik dari sebelumnya walaupun interviewer-nya jutek abis, hehe. Namun tetep aja belum rezeki, jadi ngga ada panggilan lanjutan. Kalo saya amati sih ada beberapa hal yang bikin saya ditolak, diantaranya waktu itu saya belum lulus kuliah (lagi nyusun skripsi), terus yang ikut interview juga banyak mana yang lainnya ada yang berpengalaman kerja di majalah serupa, dan yang terakhir kurang meyakinkan setiap jawab. 

Lanjut interview yang ketiga, posisi yang sama tapi untuk media televisi. Sejujurnya saya kurang semangat untuk ikut interview (oh ya, ini walking interview) karena pada prinsipnya, saya refuse untuk kerja di industri tv, tapi ya iseng-iseng aja, mumpung lokasinya juga dikampus (saya juga belum lulus kuliah waktu itu). Prosesi interview disini ngga beda jauh sama yang kedua, tapi memang lebih meyakinkan sih ngomongnya. Hasilnya, yup saya dipanggil untuk tahap selanjutnya, tapiiiiii luamaa banget waktunya, sape saya udah lulus kuliah dan udah kerja, hahah, jadinya ditolak deh *huh, sombong! 

Job interview yang selanjutnya tetep dengan posisi yang sama, reporter. Nah, interview yang ke empat ini jaraknya jauh sama yang ketiga, dan ini saya udah kerja (tapi sebagai pegawai temporary, jadi sebelum caw ya cari untuk lanjutnya dulu dong). Dari semua interview sebelumnya, ini interview pertama yang ngga pake deg-degan, sepertinya sudah mulai biasa dan percaya diri sidah tumbuh karna saya udah punya pengalaman kerja dan bisa membandingkan kalo ditanya gaji dan lain-lainnya. Di interview yang ini, selesai semua proses interview (dua kali dalam sehari) saya langsung merasa "gotcha!" hahah bukannya sok kepedean, tapi memang itu yang saya rasain. Alasannya ada beberapa, waktu itu saya interviewee terakhir jadi kandidat yang awal-awal cerita kayanya agak ngeri dan mereka kelimpungan, tapi pas saya ibu-ibunya biasa aja, ngga ada pertanyaan yang bikin dead-lock, cenderung ramah sama saya, terus jawaban-jawaban yang saya berikan itu dirangkai dengan kalimat yang apik (even maksudnya keberatan) apik ini bukan perasaan saya aja, waktu saya tanya sama kakak katanya jawaban saya bagus (blinking :p ) dan terakhir jawaban saya sepunya tegas dan pasti, ngga ragu-ragu. Hasilnya? yup! ngga lama saya dapet panggilan lanjutan, namun karna ada satu dan lain hal yang tidak sesuai dengan prisip saya, setelah sholat dan berdoa saya memutuskan untuk tidak melanjutkan, *hmmm nolak rezeki! Well, saya juga merasa gitu, tapi setelah pikir panjang, saya yakin keputusan sata tepat dan pasti ada rezeki lain untuk saya.

Dan interview terakhir ini rasanya paling mantep tep tep, grogi dan deg-degan itu udah ngga ada lagi. Sekali lagi bukannya sombong, pas prosesi wawancara dan selesai "gotcha!" feeling itu muncul. Saya yakin InsyaAlloh ini jalan saya... dan hasilnya.... (mau tau banget atau mau tau aja??? ~saya tau ini alay bangget~). Moga-moga aja baik. hahahah

Thankyou for reading my post, see you in the next posts :)